Home / artikel / Senjata Guru

Senjata Guru

Manusia mana yang tak pernah mengalami kesedihan dan kesulitan?

Tentu setiap insan pernah mengalami hal tersebut, termasuk sosok seorang guru.

Guru juga manusia biasa.
Memiliki berbagai jenis problem dalam kehidupannya.
Tapi prinsip seorang guru, semua masalah yang dialami, semuanya harus dilepaskan dan dilupakan sejenak ketika dirinya telah berada didepan pintu gerbang sekolah. Why?

Karena sekolah bukanlah tempat penampungan masalah pribadi guru-guru.

Sekolah merupakan tempat berbagi kebahagiaan dan kasih sayang.

Sekolah merupakan tempat untuk menularkan virus-virus positif.

Sekolah merupakan tempat untuk menunjukkan eksistensi diri kalau kami hadir untuk membawa perubahan yang lebih baik.

Wahai guru-guru hebat..

Yakinlah, apapun masalah yang datang.
Engkau memiliki senjata yang sangat ampuh.
Bahkan senjata kalian lebih tajam dari sebuah samurai, dan lebih dahsyat dari ledakan nuklir.
Yah, senjata itu bernama DOA.

Doa adalah senjata orang mukmin dalam segala kondisi, tatkala bahagia dia harus bersyukur  dengan banyak memuji kepada Allah Ta’ala, dan tatkala sedih dia harus banyak bersabar.

Bahkan lebih dari itu, doa adalah ibadah.
Ibadah adalah setiap nama yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Subhannahu wa Ta’ala, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang zhahir maupun yang batin. Ini adalah definisi ibadah yang paling lengkap.

Masyaa Allah, begitu indah pengertian ibadah yang dijelaskan oleh para Ulama.
Seindah hati dan wajah manusia yang membaca tulisan ini, insyaa Allah.

Baarokallahu fiikum.

Guru yang saleh selalu mengharapkan kebaikan bagi siswanya. Selain mendidik siswanya di atas Al Quran dan As Sunnah, maka dia tidak lupa untuk mendoakan kebaikan bagi siswanya.

Disebutkan oleh Al Qadhi bin Iyadh di dalam kitab beliau Tartiibul Madaarik bahwa Al Imam Abu Ishaq Al Jibyani (salah seorang ulama Malikiyyah) bahwa dikabarkan kepada beliau tentang kisah seorang guru yang baik.

Beliau berkata; “Sampai kepadaku kabar tentang seorang guru yang mulia. Dia pernah terlihat sedang bermunajat di sekitar Ka’bah dengan mengucapkan,

اللهم أيما غلام علمته، فاجعله في عبادك الصالحين

“Ya Allah, jadikanlah setiap anak yang pernah aku ajari sebagai hamba-Mu yang saleh.”

Maka sampailah kabar kepadaku bahwa lahir dari didikannya sekitar sembilan puluh ulama dan orang-orang saleh.”

Masyaa Allah, begitu besarnya power sebuah doa. Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kita semua untuk menggunakan senjata ampuh tersebut.

? GZ_ 07022020

About GZ

Check Also

Guru Menerima Hadiah dari Murid?

Rasa terima kasih terkadang diinterpretasikan dengan memberikan sebuah hadiah dari wali murid kepada seorang guru. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *