Home / karya guru / SD Wahdah Terkena Wabah

SD Wahdah Terkena Wabah

Siang ini, aku memasuki ruang kerja yang merupakan metamorfosis dari kamar pribadi. Mataku pun tertuju pada sebuah rupa yang begitu indah. Perasaan di hati tak bisa ku bendung.

Entah mengapa, terbesit beberapa pertanyaan.

Mungkinkah aku bersamanya dalam waktu yang lama?

Mungkinkah aku membahagiakannya di sisa usiaku?

Mungkin dan mungkin.

Semakin memandang dirinya, membuat diriku mengingat kembali berbagai kisah yang ku lalui bersamanya.

Aku pun menyadari betapa beratnya menjalin kasih dengannya. Suka dan duka telah kami lalui bersama. Namun, di tahun 2020. Dirinya terkena wabah yang sangat dahsyat.

Tak satu pun dari kami yang dapat menghalanginya. Jika kami melawan, bisa jadi kami yang binasa.

Wabah ini lebih dahsyat dari virus Corona.

Wabah ini lebih cepat menular dibandingkan virus yang terdapat pada sistem komputer.

Wabah ini seolah-olah menggerogoti seluruh tubuh tanpa henti.

Oh Tuhan. Aku berharap wabah ini selalu ada di SDIT Wahdah Islamiyah 01.

Aku selalu berdoa, agar Engkau melipat gandakan wabah ini hingga menembus tulang-tulang para guru.

Biarkanlah wabah ini terus merasuk  di dalam tubuh kami hingga ajal tiba.

Sebuah wabah yang akan menjadi saksi atas perjuangan kami untuk menjadi hamba yang bersyukur.

Dua kata untuk pimpinan dan pengelola SDIT Wahdah Islamiyah 01. TERIMA KASIH!

Terima kasih telah menyebarkan wabah ini kepada kami semua.

Wajah kalian selalu tersenyum bahagia ketika wabah ini menyebar.

Sebuah wabah yang akan menjawab tantangan revolusi industri 4.0.

Cepat atau lambat, wabah ini akan membuka lembaran sejarah baru yang menitiskan air mata kebahagiaan.

Yah. Wabah itu adalah WABAH MENJADI GURU PEMBELAJAR.

Wabah mempelajari google classroom.

Wabah membuat video dan modul pembelajaran secara mandiri.

Wabah melaksanakan rapat rutin agar semuanya selaras dan seirama.

Dan akhirnya, wabah itu menuai hasil postif yang dapat dipetik.

Tidakkah engkau mendengarkan ucapan Ibu Pengawas yang mengatakan,  “Saat ini, SDIT Wahdah Islamiyah 01 paling unggul dalam supervisi tahun ini.”

Kawan..

Berbanggalah. Namun, jangan terlena!

Kita semua baru memulai ini. Perjuangan kita masih panjang.

Terkadang, mendapatkan sesuatu hal lebih mudah daripada menjaga dan mempertahankannya.

Sama halnya ikatan kita semua. Mudah mencintai dan menyayangi dalam ikatan ukhuwah islamiah. Namun, belum tentu dapat mempertahankannya hingga meraih surga-Nya.

Semoga Allah memberikan kebaikan dan kemudahan kepada kita semua.

🖋 GZ

About GZ

Check Also

Yaa Rabb Ku Mohon Bimbingan-Mu

Yaa Rabb… kuyakin begitu banyak potensi yang Engkau karuniakan pada hamba-Mu. Walau ku akui begitu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *