Home / artikel / Kisah Perindu Surga

Kisah Perindu Surga

Metode pembelajaran yang fleksibel bagi anak adalah metode bercerita. Cerita mempunyai pengaruh terhadap jiwa sehingga para pendidik hendaknya memiliki ilmu dalam hal ini. Dan sebaik-baik cerita adalah yang bersifat mendidik, nyata, tidak mengandung unsur kebohongan dan bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah yang mulia.

Imam Malik bin Anas rohimahullah berkata: “Tidak akan bagus akhir umat ini kecuali dengan cara yang telah membuat bagus umat sebelumnya”.

Berkata Syaikhul Islam Muhammad At-Tamimi rohimahullah, “Termasuk hal yang paling jelas manfaatnya dalam kebaikan bagi orang-orang beriman yang memiliki pemahaman yang benar adalah merenungkan kisah-kisah orang yang terdahulu yang taat kepada Allah dan kemuliaan yang Dia berikan kepada mereka. Barangsiapa yang tidak bisa memahami kisah-kisah tersebut dan tidak dapat mengambil manfaat darinya maka sungguh tidak ada jalan kebaikan untuknya.”

Wahai permata hatiku…

Ambillah teladan dari generasi terbaik umat ini.

Jadikan mereka sebagai tokoh idolamu.

Mereka adalah sebaik-baik manusia setelah para Nabi.

Mereka adalah generasi paling bertakwa.

Mereka diridai Allah dan mereka pun rida kepada Allah.

Mereka adalah orang-orang yang paling baik hatinya di kalangan umat ini.

Mereka itulah sepuluh orang yang diberi kabar gembira oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa mereka akan menjadi penduduk surga.

Nama mereka termaktub dalam sebuah syair yang begitu indah
“ Lil mustofa khoyru shohabin nassho annahum fi jannatil khuldi nasshon zaadahum syarofan.
Hum Tholhatun wa ibnu ‘aufin wa zubair ma’a abi ‘ubaidata wa sa’daani wal khulafa.”

bersambung …

About GZ

Check Also

lightning and tornado hitting village

Saat Kemarau, Hujan, dan Badai

Dari Anas bin Malik, beliau menceritakan: Ada seorang laki-laki memasuki masjid pada hari Jum’at melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *