Home / Covid-19 / Terima Kasih Corona

Terima Kasih Corona

Terima kasih Corona sesungguhnya engkau diciptakan oleh Allah melainkan pasti ada kebaikan (hikmah) dan keselamatan. Allah berfirman“Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yg diantara keduanya tanpa hikmah,pasti memiliki kebaikan.” Terima kasih Corona karena engkau mengajarkan bahwa amar makruf nahi mungkar itu sangat penting ketika manusia ini lengah dan tidak memperhatikannya. Maka Allah turunkan engkau tentu dengan perintah dan izinnya .
Sekarang dunia dengan cepat dan tanpa perlawanan melakukan amar makruf nahi mungkar dengan menutup tempat-tempat maksiat dan keramaian.


Engkau Corona telah menutup tempat-tempat Ibadah.
Engkau Corona telah menutup tempat-tempat Bar (perjudian).
Engkau Corona telah menutup tempat-tempat Prostitusi perzinahan.
Engkau Corona telah menutup tempat-tempat Bioskop, Hotel, pesta keramaian.


Semuanya begitu cepat dan harus dilakukan penutupan bukan hanya negeri-negeri timur tetapi negeri barat.
Terima kasih Corona karena engkau telah mengajarkan Sunnah nabi dengan cepat ke seluruh dunia.
Terima kasih Corona karena engkau telah mengajarkan Sunnah nabi bahwa kebersihan itu sangat penting,mencuci tangan ketika makan dan sesudah nya.
Terima kasih Corona karena engkau telah mengajarkan Sunnah menutup wajah(cadar) keseluruh dunia, laki-laki dan perempuan menutup wajahnya.
Terima kasih Corona karena engkau mengajarkan menutup aurat
Terima kasih Corona karena engkau mengajarkan tidak bolehnya bercampur baur laki-laki dan perempuan,serta berjabat tangan.
Terima kasih Corona karena engkau mengajarkan bahwa tidak boleh mencampurkan orang yg sehat dan sakit dalam satu ruangan karena akan menularkan penyakit.
Terima kasih Corona karena engkau mengajarkan bahwa musibah bagi orang mukmin itu semuanya ketetapan Allah dan kepada-nya kita harus memuji.
Terima kasih Corona karena engkau mengajarkan jalan keselamatan
Seorang sahabat Utbah rodiyaullahu anhu bertanya apa sebab keselamatan?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, jawab beliau dengan sabdanya, “(Keselamatan itu) yaitu hendaklah engkau menahan lisanmu, sibukkanlah rumahmu dengan ibadah pada Allah, dan tangisilah dosa-dosamu.” (HR. Tirmidzi)
Engkau mengajarkan bahwa keselamatan berada dirumah dengan keluarga sibuk beribadah, mengajarkan sunnah kepada anak dan istri yang selama ini kita sibuk bekerja dan lupa dengan urusan keluarga.

Terima kasih Corona karena engkau telah diciptakan oleh Allah memiliki hikmah bahwa keselamatan adalah kembali kepada Allah dengan taubat, beristighfar, meninggalkan dosa, maksiat, taat, beribadah,serta butuh kepada-nya.

Bontoramba
28 Maret
Abu Ikrimah, Aruali guru BTHQ

About admin

Check Also

Pembelajaran Digital, Why Not?

Hakikatnya pembelajaran digital bukan hal yang baru dalam dunia pendidikan. Sistem pembelajaran ini sudah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *