Home / berita / Rabu Sehat : Gizi Seimbang, Bangsa Sehat Berprestasi

Rabu Sehat : Gizi Seimbang, Bangsa Sehat Berprestasi

Rabu Sehat, program unggulan dari UKS kembali mengajak murid-murid membawa bekal dari rumah yang memenuhi gizi seimbang (Rabu, 28/11). Mereka dianjurkan untuk membawa maknan sehat yang terdiri,
1. Karbohidrat : Nasi, roti, umbi-umbian
2. Lauk hewani : ikan, ayam, daging, telur dll
3. Lauk nabati : tempe, tahu, atau kacang2an lainnya
4. Sayur
5. Buah-buahan
6. Air minum.

Dalam menghadapi masalah gizi lebih, dilakukan berbagai upaya mulai dari upaya promotif-preventif sampai upaya kuratif-rehabilitatif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Upaya ini diperkuat dengan pendidikan gizi pada masyarakat dengan pendekatan Empat Pilar Gizi Seimbang, yaitu: 1) Mengkonsumsi makanan beraneka ragam; 2) Melembagakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat; 3) Menumbuhkan kebiasaan berolahraga dan aktivitas fisik; serta 4) Memantau dan mempertahankan berat-badan normal.

Salah satu ciri bangsa maju adalah bangsa yang memiliki tingkat kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas kerja yang tinggi. Ketiga hal tersebut sangat erat kaitannya dengan  keadaan gizi seseorang.

Keadaan gizi yang baik dapat meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat yang dipengaruhi oleh pola makan karena kualitas dan kuantitas makanan dan minuman yang dikonsumsi akan mempengaruhi tingkat kesehatan individu dan masyarakat. Agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit kronis atau penyakit tidak menular (PTM) terkait gizi, maka pola makan masyarakat yang baik adalah pola makan yang berpedoman pada Gizi Seimbang.

Pedoman Gizi Seimbang telah diimplementasikan di Indonesia sejak tahun 1955. Pedoman tersebut menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna” yang telah diperkenalkan sejak tahun 1952 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi dan belum memadai untuk mencapai hidup sehat dan cerdas. Diperlukan air sebagai zat gizi yang jumlahnya jauh lebih banyak dari kebutuhan pangan sehari-hari. Juga diperlukan kebersihan diri dan keamanan pangan agar terhindar dari kemungkinan penyakit yang menular melalui makanan. Makan saja tanpa disertai dengan aktifitas fisik akan menimbulkan kegemukan dan jauh dari kebugaran. Oleh karena itu penyempurnaan pedoman gizi dari “4 Sehat 5 Sempurna” menjadi Gizi Seimbang.

Untuk itu, mari serukan slogan: Gizi Seimbang, Bangsa Sehat Berprestasi.

About admin

Check Also

ADAKAN ROADSHOW SELAMA 2 HARI, DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN MENGUDANG BEBERAPA PUSTAKAWAN SEKOLAH

Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan RoadShow dengan mengundang beberapa pustakawan sekolah di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *