Home / artikel / Menjadi Sekolah Prestatif: Mukmin Yang Kuat Lebih Baik

Menjadi Sekolah Prestatif: Mukmin Yang Kuat Lebih Baik

Keinginan semua orang untuk terus maju dan berprestasi tidak dapat dihindari. Sekolah juga seringkali bersemangat untuk menjadi yang terbaik dan berprestasi tinggi, sehingga setiap dalam lingkup sekolah harus berbuat dan bekerja secara prestatif.

Trus apakah makna prestatif itu ? “Prestatif artinya seorang yang selalu berambisi ingin maju (ambition drive).

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka Bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Surah al-Jumuah [62]: 10)

Mencari karunia dan tetap mengingat Allah. Dua poin penting dalam ayat di atas tentu dapat kita jadikan pegangan. Bahwa setiap orang dituntut untuk prestatif, baik untuk peningkatan pendidikan, maupun hal lainnya, haruslah tetap mengutamakan Allah Ta’ala. Mengingat sebuah ungkapan, “Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah, Memikul kayu lebih mulia dari pada mengemis”. Dan juga pada potogn hadits, “Mukmin yang kuat lebih baik dari pada muslim yang lemah. Allah menyukai mukmin yang kuat bekerja.

Mempersiapkan sumber daya manusia yang prestatif dan diharapkan mampu bersaing serta bertahan dalam segala kondisi, maka diperlukan sumber daya manusia yang dilengkapi dengan motivasi tinggi dan harus selalu membekali diri dengan pengetahuan, diantaranya adalah penguasaan diri dalam bentuk penuh inisiatif, dapat dipercaya, prestatif, dapat menemukan dan memecahkan masalah, serta mengambil keputusan yang tepat (1). Terampil dalam memanfaatkan kesempatan dan menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan keadaan cepat dan berubah-ubah (2). Dapat menghargai perbedaan, kerja tim yang kompak, memiliki tenggang rasa, dan peka dalam berkomunikasi secara efektif  (3).

Kemudian ciri-ciri khusus perilaku kerja prestatif dapat terlihat dari seseorang,
a. Selalu ingin maju di segala bidang.
b. Memancarkan sifat yang terpuji.
c. Mau belajar banyak.
d. Mempunyai keyakinan yang kuat.

Perilaku kerja prestatif penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah apalagi di keluarga dan lingkungan masyarakat. Hal itu merupakan salah satu kemampuan manusia yang dapat memberi kepuasan dan keberhasilan dalam hidup, sehingga manusia dapat mengaktualisasikan dirinya ke dalam lingkungan di mana dia berada. Tujuan dengan penanaman prinsip kerja prestatif terhadap guru, staf atau karyawan sekolah dapat didapatkan  antara lain,
a. Meningkatkan kinerja melalui perilaku yang efektif dan efisien.
b. Mengurangi supervise.
c. Mengembangkan penguasaan Iptek dan kreativitas kerja.
d. Mengembangkan solidaritas dan sikap-sikap positif.
e. Mengembangkan inisiatif untuk berinovasi dan berkreasi.
f. Menciptakan efisiensi dan efektivitas.

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim)

Prestatif atau berambisi untuk mewujudkan impian apapun bentuknya adalah hal yang positif. Memperbaiki diri dan kehidupan sehingga terus ada peningkatan memang sangat dianjurkan. Bersemangatlah dalam perkara yang bermanfaat bagimu, inilah wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya. Wasiat beliau ini adalah perintah untuk bersemangat dalam melakukan hal-hal yang bermanfaat. Lawan dari hal ini adalah melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya (dhoror), juga melakukan hal-hal yang tidak mendatangkan manfaat atau pun bahaya. Semoga kita semua bisa istiqomah selalu di jalan-Nya, dikuatkan hati dan jiwa dalam kondisi dan situasi apapun.Wallahu a’lam bi ash-shawab. [sdwahdah/awi]

About admin

Check Also

rocky formations with plants near river

Kenapa Engkau Ingin Hidup?

Sesungguhnya tujuan dari hidup ini bukan hanya sekedar makan dan minum saja. Jika hanya untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *