Home / Parenting / Kiat Mengajarkan Anak Puasa 

Kiat Mengajarkan Anak Puasa 

Dalam masalah shalat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi  wa sallam bersabda, 

ْPerintahkan anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat  ketika mereka berumur tujuh tahun. Pukul mereka jika  tidak mengerjakannya ketika mereka berumur sepuluh  tahun. Pisahkanlah tempat-tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud, no. 495)

Dalam puasa, dari Rabi binti Mu’awwid radhiyallahu  ‘anha, ia berkata: 

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim  utusannya pada siang hari ‘Asyura (sepuluh Muharam)  ke desa-desa kaum Anshar di sekitar Madinah untuk  mengumumkan, ‘Barangsiapa telah berpuasa sejak  pagi hari, hendaklah dia menyempurnakan puasanya.  Barangsiapa yang pagi harinya tidak berpuasa, maka  hendaknya puasa pada sisa harinya.’ Setelah itu kami  berpuasa. Kemudian kami membiasakan anak anak kecil kami untuk berpuasa insya Allah. Kami  pergi ke masjid, lalu kami buatkan untuk mereka  (anak-anak) mainan dari kapas yang berwarna. Kalau salah satu di antara mereka menangis kare na (kelaparan). Kami berikan kepadanya (mainan  tersebut) sampai berbuka puasa.” (HR. Bukhari, no. 1960 dan Muslim, no. 1136) 

Umar radhiyallahu ’anhu berkata kepada orang yang  mabuk-mabukan di bulan Ramadan, “Celakalah Anda!  Padahal anak-anak kami berpuasa. Kemudian beliau  memukulnya (sebagai hukuman).”  (HR. Bukhari)

Cara mengajak anak puasa :

1. Menjelaskan keutamaan puasa kepada mereka,  bahwa hal itu termasuk sebab masuk ke dalam  surga. Di surga ada pintu yang dinamakan  Ar-Rayyan di mana hanya orang-orang berpuasa  yang masuk ke dalamnya. 

2. Membiasakan sebelumnya untuk berpuasa se perti puasa beberapa hari di bulan Syakban agar  tidak kaget dengan puasa di bulan Ramadhan. 

3. Puasa pada sebagian siang, dan menambahi  waktunya sedikit demi sedikit (seperti sebagian  kalangan menyebut dengan puasa setengah hari atau puasa “bedug”). 

4. Mengakhirkan sahur sampai di akhir malam. Hal  itu membantu puasa mereka pada siang hari. 

5. Menyemangati mereka berpuasa dengan mem beri hadiah yang diberikan setiap hari atau setiap pekan. 

6. Ajak anak ikut menyiapkan menu berbuka un tuk memberinya semangat dan motivasi dalam  berpuasa. 

7. Menyanjung mereka di depan keluarga sewaktu  berbuka atau ketika sahur. Hal itu dapat mena ikkan semangat spiritualnya. 

8. Mendorong semangat berlomba-lomba apabila  mempunyai banyak anak tanpa harus mencela  yang tertinggal. 

9. Melalaikan rasa lapar dengan tidur atau de ngan mainan mubah yang tidak memerlukan  tenaga. Sebagaimana para sahabat yang mulia  melakukan terhadap anak-anaknya. Di sana ada  program anak-anak yang tepat.  

10. Diutamakan agar sang ayah mengajak anak nya–khusus setelah Ashar–ke masjid untuk ikut  shalat, menghadiri pengajian, tetap di masjid  untuk membaca Alquran dan dzikir kepada  Allah Ta’ala. 

11. Mengkhususkan berkunjung pada siang hari  dan malam hari ke keluarga yang anak-anaknya  

berpuasa untuk memberi semangat kepada  mereka terus melakukan puasa.

Perlu diperhatikan kalau sekiranya anak-anak merasakan keletihan yang sangat, jangan dipaksa untuk  menyempurnakan puasanya. Hal itu agar tidak menjadikan dirinya benci beribadah atau menjadi sebab  berbohong atau timbulnya penyakit. Karena pada  dasarnya, anak belum termasuk mukallaf (terkena  beban kewajiban). Hendaknya masalah ini diperhatikan, jangan terlalu keras dalam memerintahkan  anak berpuasa. 

Tips penting untuk orang tua  mengajak anaknya berpuasa 

1. Jangan memaksa 

2. Lakukan secara bertahap 

3. Berikan pujian 

4. Jadilah contoh yang baik 

5. Lakukanlah hal yang sama di Ramadan beri kutnya 

6. Diskusi dengan orang tua lain terkait melatih  anak berpuasa

Sumber : Buku Fiqih Puasa untuk Anak karya Ust. Muhammad Abduh Tuasikal Indra

About admin

Check Also

Cita-cita atau Angan-angan Kosong?

Setiap manusia menginginkan untuk menjadi lebih baik dan memiliki sesuatu yang baik adalah fitrah yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.