
Kurang lebih dua pekan pemerintah dan ulama menganjurkan kepada rakyat Indonesia lockdown, kitapun sebagai masyarakat yang paham akan aturan harus sami’na wa atho’na.
Ada suka dan duka bersama keluarga yang kami rasakan selama lockdown…
Lockdown mengajarkan kepada kami betapa indahnya kebersamaan.
Lockdown mangajarkan kepada kami untuk selalu merasa cukup dengan apa yang kita miliki.
Kasih sayang saudara pun kami rasakan selama lockdown
Jazaakumullaahu khoyr kakak-kakakku, semoga Allah menjagamu.
Rumah yang biasanya hanya seolah tempat persinggahan yang berpenghuni di saat kami sekeluarga pulang sekolah di sore hari, saat ini berubah menjadi multifungsi sebagai tempat sholat berjama’ah keluarga kecil kami, belajar dan mengajar online, sekaligus tempat mendidik dan membesarkan kedua anak sholeh kami Abdullah dan Ahmad. Semoga Allaah menjagamu nak..
Dimasa-masa lockdown, rindu pun semakin terasa kepadamu Ummiy, Abiy. Dan rindu pun bisa terobati sedikit jika mendengar suaranya. Seperti biasanya setiap hari kami menelpon cek kondisinya apa mereka di sana baik-baik saja. Dan Alhamdulillaah semoga Allaah melindungi mereka
اللهم اغفرلي ولوالدي وارحمهما كما ربيان صغيرا
Begitulah kasih sayang orang tua kepada anaknya mereka meminta dan sangat berharap kami pulang ke kampung saja dulu bahkan mereka siap untuk menjemput kami. Maka ni’mat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Ummiy… Engkau yang telah mengajari kami hidup sederhana
Abiy… Engkau yang selalu mengajari kami banyak bersabar
Yaa Allaah lindungi mereka
Mereka yang telah membesarkan kami
Merawat kami,mendidik kami
Mereka yang telah memberikan kasih sayangnya kepada kami
yang sampai saat ini kami rasakan
Yaa Robb izinkan kami merawat mereka di masa tuanya, Ummiy dan Abiy
Robb limpahkan kepada kami kesehatan agar kami bisa berbakti kepada mereka, Ummiy dan Abiy
Yaa Robb karuniakan kepada kami anak yang sholeh yang dengan ilmunya kelak hadir ditengah masyarakat berda’wah Ilallah memerangi kebathilan
Dan kedzoliman Aamin yaa Allaah
رب هب لي من الصالحين
Ummiy Abiy kami merindukanmu
Kampung Manggala
Hamba-MU
Alfaqiiru ilaaLLAH
Ummu ‘Abdullah, Ustadzah Hasna Arifin, Guru BTHQ
