Anak SD Wahdah bersyukur mendapat kunjungan dari Ketua IKPAMI (Ikatan Perawat Mata Indonesia) Sulawesi Selatan beserta timnya. Bapak Asrul Parawansyah, S.Kep., M.Kep. sang ketua IKPAMI itu merasa senang bisa berkunjung di SDIT Wahdah Islamiyah 01. Katanya Bapak dan Ibu perawat mata ini hadir dalam rangkaian World Sight Day yang diperingati 13 Oktober 2022 lalu.

Beberapa sekolah sudah dikunjungi sama anggota IKPAMI yang baik hati. Sama dengan lainnya anak-anak di SDIT Wahdah Islamiyah 01 juga dapat kesempatan belajar tentang mata pada Jumat pagi kemarin (28/10/2022). Mereka mendapat penyuluhan Kesehatan Mata Anak di ruang musallah yang disulap jadi aula. Mulai mengenal apa itu mata. Sudah tahukan apa itu mata? Yup, mata itu adalah organ indera penglihatan yang berfungsi untuk melihat benda dan diterjemahkan oleh otak.

Meski anak kelas 5 dan 6 yang mendapat penyuluhan ini sudah belajar mata waktu kelas 4. Namun, belajar bersama dengan para perawat mata yang sudah pengalaman pasti lebih seru. Mereka belajar lagi apa saja kelainan yang bisa dialami mata. Kelainan yang bisa terjadi pada mata antara lain, katarak atau kekeruhan pada lensa mata, glaukoma atau tekanan bola mata tinggi, konjungtivitis atau kemerahan pada konjungtiva, pterigium atau pertumbuhan selaput konjungtiva, strabismus (mata juling), Buta Warna (Tidak bisa membedakan warna). Selain itu ada juga yang disebut dengan kelainan refraksi, seperti susah melihat jarak dekat atau Rabun Dekat, Susah melihat jarak jauh atau Rabun Jauh, dan susah Fokus/ada distorsi atau dikenal dengan Astigmatisme.

Ibu perawat mata yang menjelaskan itu bernama Sainab Kika S.Kep,Ns. Dia tidak hanya mengenalkan penyakit mata, juga menjelaskan kenapa mata bisa seperti itu. Bahkan bercerita kalau ada anak yang rajin. Karena ada tugas yang menumpuk dan harus dikumpul besoknya maka mata dibiarkan lelah, apalagi jarak dengan layar laptop sangat dekat. Akibatnya, mata akan merah, nyeri, gatal, kering, berair, pandangan kabur atau berbayang, dan akhirnya kepala terasa pusing.

Kelainan-kelainan sakit mata itu bisa diatasi. Jika memakai kacamata, harus sering dipakai, periksakan secara berkala. Hindari sering menyentuh mata, hindari mengucek mata. Jaga Kebersihan mata, periksakan ke dokter mata. Ingatkan orang tua untuk memberikan obat sesuai instruksi dokter, memperkuat imunitas dari dalam seperti makan makanan bergizi, dan mengonsumsi obat yang dikasih sesuai jadwal.


Untuk melawan kebutaan atau fighting blindness setiap siswa melakukan skrining penglihatan oleh Tim skrining ketajaman penglihatan dan tes buta warna. Skrining atau penjaringan kesehatan anak sekolah ini sebagai bentuk dari pelayanan kesehatan mata yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan mata agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik.

Siswa yang ditemukan memiliki masalah penglihatanpun akhirnya disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di puskesmas atau klinik mata. Tidak sampai disitu, sekolah berharap agar terjalin kerjasama lebih lanjut dengan IKPAMI sehingga sekolah bisa memantau kesehatan mata siswa agar mereka bisa menerima pelajaran dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *