
Hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2022 menjadi hari bersejarah untuk SDIT Wahdah Islamiyah 01. Ratusan bibit hasil program Kassa’ mulai ditanam oleh perwakilan orang tua siswa. Penanaman bibit yang bisa dimanfaatkan menjadi bahan belajar dan obat untuk warga sekolah kemudian disimpan di green house sekolah.
Kassa’ merupakan singkatan dari Kamu dan Aku Sehat Selalu adalah program inovatif dari UKS SDIT Wahdah Islamiyah 01. Kegiatan ini guna meningkatkan rasa kepedulian warga sekolah kepada lingkungan dan penghijauan serta pengenalan jenis tanaman obat keluarga (TOGA).
Bertemakan “Pembibitan Tanaman Obat Keluarga”, setiap kelas kemudian dihimbau untuk membawa TOGA sesuai pengelompokan tanaman. Mereka diminta untuk membawa minimal 3 bibit untuk setiap tanaman perkelasnya.

Mulai Rabu hingga Jumat tanggal 11-14 Oktober 2022 anak-anak mulai membawa tanaman yang ditugaskan. Bibit-bibit itu kemudian dikumpulkan di koridor UKS SDIT Wahdah Islamiyah 01. Siswa kelas 1 1 membawa toga yang bisa dimanfaatkan akarnya atau rimpangnya. Ada Jahe, Lengkuas, Kunyit, Temulawak, Kencur dan Sereh. Khusus anak kelas 2, mereka membawa Toga yang bisa dimanfaatkan kulit batangnya atau batangnya. Seperti, daun Dewa, seledri, kayu manis, jeruk nipis, brotowali dan delima.

Berbeda dengan anak kelas 3, Toga yang dibawa adalah yang bisa dimanfaatkan daunnya, seperti sirih, kumis kucing, pacar cina, mint, lidah buaya, dan belimbing. Anak kelas 4, mereka membawa toga yang bisa dimanfaatkan buahnya. Ada buah mengkudu, pare, pepaya, kapulaga, mahkota dewa dan ketumbar. Kalau anak kelas 5, mereka membawa toga yang bisa dimanfaatkan bunganya. Seperti bunga bakung, bunga matahari, bunga mawar, bunga melati, bunga bamboja dan bunga sepatu. Untuk anak kelas 6, membawa toga yang bisa dimanfaatkan bijinya, seperti bawang putih, kedaung, selasih, kecubung, pala, dan labu.
Kegiatan proses penanaman bibit toga tersebut dilaksanakan bersamaan saat orang tua datang untuk menerima hasil belajar siswa tahun pelajaran 2022/2023. “Semoga tanaman TOGA tumbuh subur dan bisa dimanfaatkan,” harap salah satu orang tua.
