Home / berita / Belajar dari Perpustakaan Sam Ratulangi

Belajar dari Perpustakaan Sam Ratulangi

Menemani Pustakawan SDIT Wahdah Islamiyah 01, bersama Andi Anhar, S.Pd.I, Kepala Perpustakaan untuk kunjungan studi, belajar pengelolaan perpustakaan yang telah akreditasi. Kali ini, kunjungan langsung di perpustakaan sekolah terbaik kota Makassar, perpustakaan dengan nilai akreditasi A. Namanya perpustakaan Sam Ratulangi, perpustakaan milik SD Negeri Percontohan PAM Makassar. Berlokasi di Jl. DR. Ratulangi No.3B, Mangkura pada hari Kamis (22/10/2020).

Bapak Burhanuddin Talib, M. Pd, kepala sekolah SD PAM secara khusus menyambut hangat kedatangan kami. Setelah memperkenalkan diri, Pak Burhanuddin kemudian mengajak kami memasuki ruangannya. Ustad Aan, sapaan Ustad Andi Anhar menceritakan maksud kedatangan kami. Beliau mengatakan, kunjungan ini dilakukan setelah dapat info dan rekomendasi dari Pak Tulus Wulan Juni, Pustakawan Kota Makassar.

Kunjungan belajar ini dilakukan sebagai langkah peningkatan mutu pelayanan perpustakaan, utamanya dalam peningkatan budaya literasi baca untuk siswa. Selain itu, kami ingin berbenah untuk perpustakaan sekolah milik SDIT Wahdah Islamiyah 01 agar bisa lebih baik. Bisa belajar untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi program akreditasi perpustakaan yang dilaksanakan Perpusnas.

Tanpa menunggu lama, Bapak Burhanuddin kemudian mengajak kami ke perpustakaannya. Perpustakaan terlihat dari kantor kepala sekolah, penuh gambar dan tulisan ajakan membaca. Perpustakaan yang terletak depan kantor guru yang diantarai lapangan olahraga yang cukup luas. Berdampingan dengan kantin. “Ini dulu namanya kantin literasi, anak-anak biasa membaca di sini,” kata Pak Burhanuddin memperkenalkan kantin sehat berprestasinya yang menggunakan kupon sebagai alat pembayaran dan telah mendapat penghargaan bintang 1 dari BPOM dan Dinas Kesehatan . Di teras perpustakaannya didesain dengan keramik warna-warni. Disediakan tempat duduk, dan bersih. Sangat menarik, ini baru luarnya.

Kepala Perpustakaan Sam Ratulangi SD Negeri Percontohan PAM, Ibu Syamsidar, S.Pd.I dari dalam perpustakaan menyambut kami. Memperkenalkan teman pustakawannya yang lulusan dari Ilmu Perpustakaan UIN, Makassar.  

Ada dua buah komputer dibagian sirkulasinya, satu komputer terhubung dengan scanner. Scanner yang berfungsi untuk memindai data dari kartu anggota perpustakaan ke dalam aplikasi Senayan Library Management System (slims) yang digunakan. Mendeteksi, mencatat pengunjung, dan peminjaman buku dilakukan melalui aplikasi slims itu.

Alhamdulillah, kalau di sekolah SDIT Wahdah Islamiyah 01 menggunakan inlislite. Aplikasi yang serupa untuk perpustakaan yang dapat diakses melalui library.sdwahdah.sch.id. Aplikasi yang disediakan oleh PERPUSNAS.

Pustakawan itu kemudian saling bertukar informasi. Mengenalkan isi rak buku, pengaturan ruang, dan pengalamannya mengikuti akreditasi perpustakaan. Bapak Burhanuddin kepala sekolah yang kreatif dan juga aktif di Figur (Forum Inpirasi Guru Unggul dan Religius) memaparkan perjuangannya. Sebelumnya, beliau hanya mengatur ruang sesuai selera bersama guru lainnya. Namun, setelah mendapat kunjungan dari program Sentuh Pustaka, sebuah inovasi Dinas Perpustakaan Makassar yang masuk menjadi salah satu inovasi dan telah dikunjungi Tim Kementerian Dalam Negeri RI dalam rangka penilaian dan penghargaan Innovative Government Award (IGA) untuk Inovasi Daerah Kota Makassar Tahun 2019.

Butuh setahun. Sebelumnya rak hanya diatur berjejer, namun setelah kedatangan tim Sentuh Pustaka rak diatur kembali, semua buku diturunkan. Label disesuaikan dengan standar pelabelan buku. Akhirnya rapi seperti sekarang. Ada rak koleksi buku baru, ada koleksi buku fiksi, dan lainnya. Rak ditempatkan di sudut, menyesuaikan agar pustakawan dapat memantau semua pengunjung dari tempat sirkulasi. “Sebelumnya pengunjung sepi, tapi setelah berbenah sudah 300an dan 400an murid tiap harinya,” Ibu Samsidar menambah penjelasan Bapak Burhanuddin. Bahkan penjemput, orang tua siswa sering masuk di sini sambil menunggu anaknya, lanjutnya. “Kami buat ruangan ini senyaman mungkin, karena perpustakaan ini adalah ruh dalam sekolah, pendidikan,” sambung Bapak Burhanuddin.

Untuk buku pelajaran disimpan di ruangan lain, ada ruang khusus. Peminjamannyapun khusus, melalui wali kelas dan jangka waktu peminjamannya bisa sampai sebulan. Buku pelajaran disusun rapi dengan rak yang rapi. Untuk e-book dan buku elektoronik lainnya disimpan di 16 laptop. Latop ini disimpan dalam ruang multimedia yang ruangannya di lantai dua.

Selain menjelaskan teknis mengenai akreditasi perpustakaan dan meningkatan budaya literasi di sekolahnya. Bapak Burhanuddin juga menyempatkan memperlihatkan dan menceritakan inovasi sekolahnya yang lain. Ada kandang burung puyuh yang bekerjasama Dinas Peternakan Kota Makassar, ada kandang ayam, ada kolam ikan yang disertai dengan kolam pembenihannya.

Mengajak kami memasuki ruangan lab MIPA yang lengkap dengan KIT dan alat peraganya. Juga mengajak kami memasuki ruang alat musik, ruang pramuka, dan ruang olahraga. Beliau juga menceritakan UKSnya yang memberikan fasilitas bed yang biasa dipakai dokter gigi. Ada juga ruang Komite berdinding kaca.

MasyaAllah, Bapak Burhanuddin, kepala sekolah yang kreatif ini tak segan-segan membagikan ilmu dan tipsnya. Harap kami, semoga Bapak selalu diberi kesehatan sehingga kami dapat berkunjung kembali untuk mendapatkan banyak manfaat di sekolah percontohan yang memang layak untuk dicontoh ini. Bagi Bapak Burhanuddin, ilmu ini akan bermanfaat jika dibagi. Ilmu ini juga tidak berkurang jika dibagi.

Ini seperti petuah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu saat berbagi petuah bijak kepada Kamil bin Ziyad. Menantu Rasulullah tersebut menegaskan kepada Kamil, ingatlah bahwa ilmu itu lebih berharga dari harta. Ilmu akan menjagamu, sementara engkau menjaga harta itu. Ilmu akan berkuasa, padahal harta sering engkau kuasai. Dan, harta akan berkurang dengan dibelanjakan, sementara ilmu semakin bertambah jika sering disalurkan.

Laporan : Munawir Taufik | redaktur

About admin

Check Also

Raih Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota, Kabarnya Di Hari Jum’at

Jum’at ba’da ashar adalah hari yang paling ditunggu oleh kaum muslimin untuk mengetuk pintu langit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *