Home / berita / Outing, Berkebun Bunga hingga Jadi Master Chef Pizza

Outing, Berkebun Bunga hingga Jadi Master Chef Pizza

Sesuai namanya Outing, yang biasanya orang menyebut istilah ini singkatan dari out door learning (belajar di luar rungan, kelas, sekolah). Namun ternyata dalam kamus “Cambridge Dictionary”, outing merupakan kata benda yang berarti short journey made by a group of people, usually for pleasure or education. Seperti itulah di SDIT Wahdah Islamiyah 01 yang menyelenggrakan program outing di Kebun Bunga, Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Pizza Ria Kafe Perintis (25&26/2/2020). Program belajar di luar kelas yang dilaksanakan tiap tahunnya.

Menurut definisi istilah, outing adalah kegiatan yang diselenggarakan sekolah yang bersifat menyenangkan atau rekreasi di alam terbuka sebagai sarana hiburan untuk meningkatkan keakraban. Biasanya, outing diisi dengan acara bebas atau permainan ringan yang tidak terlalu berat secara fisik, pikiran dan emosional.

Sama juga seperti itu, kali ini outing berlangsung seru dengan merasakan sejuk dan segarnya udara sambil menyaksikan aktivitas berkebun bunga di Taman Bunga UNM. Petani kebun memperlihatkan bagaimana mengolah pupuk, menyemai benih dan merawat bunga-bunga yang tumbuh subur dan indah. “Sebut saja nama bunga, insyaAllah ada di sini,” kata sang petani berbaju putih setelah anak-anak bertanya macam-macam bunga yang ada disitu. Kemudian bapak itu menyebutkan “Ada mawar, melati, kaktus,” dan dia menyebutkan berbagai jenis bunga yang sudah sering terdengar oleh anak-anak. Selain bunga, ada juga berbagai jenis bibit buah. “Ustadz hewan apa ini? Seperti kepiting,” kata salah satu siswa kelas empat sambil menunjuk kumpulan kumbang di daun mangga setinggi 1 meteran.

Penjaja manisan mangga menawarkan jajanannya. Rasa segar buah mangga menemani perjalanan ke destinasi selanjutnya. Ada siswa yang kelelahan dan tertidur di perjalanan. Ada juga asyik bercerita dengan teman sebangkunya, berbagi makanan ringan. Sesekali ada yang mengkomandoi untuk menghibur dengan bernasyid, mengajak murojaah hafalan Al – Qur’an mereka dan juga hafalan hadits.

Sesampai di Pizza Ria Kafe, setelah menunggu giliran di ruang tunggu. Siswa antri memasuki dapur, ruang pembuatan pizza. Mereka belajar bahan-bahan dan nama-nama mesin membuat bahan baku pizza. “Bahannya tepung terigu, ragi, dan air,” kata staff di ruang bahan. Setelah itu mereka diperlihatkan tempat dan bahan-bahan mencampur topping pizza.

Siswa yang masih menunggu di luar, secara bergilir diberi kesempatan menghibur dan menyamangati pengunjung Pizza Ria Kafe dengan bernasyid. Nasyid berjudul Pemuda Kahfi, Terima Kasih Guru, Yaa Rasulullah, Do’a Rabitha, sampai dengan Lagu Dunia Sementara, Akhirat Selamanya dilantunkan oleh masing-masing kelas. Setelah itu, mereka ke bus masing-masing untuk kembali ke sekolah. “Bisamika saya buat pizza, kuhafalmi bahannya“, sahut siswa lain ke temannya. “Iya, nanti kita buat toko pizza, kau master chefnya,” balas yang mendengarkan.

“Hari ini sama seperti biasa, kita belajar. Bedanya kita belajar di luar. Jadi setelah pulang nanti, tulis pengalamannya,” kata Ustadz Drs Jasman Ali Nur, Kepala Sekolah saat memberi nasihat sebelum murid berangkat. Outing kali ini, SD Wahdah bekerja sama dengan Pandawa untuk mengatur kegiatan di luar sekolah. [awi]

About admin

Check Also

Yayasan Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah Pusat Gelar Workshop Guru Berkarya Menulis Buku

Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah mengadakan kegiatan literasi untuk para guru-gurunya, dengan tema “Gerakan Literasi Guru …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *