Home / artikel / Bersama Ramadhan, Kita Bersatu Dan Kuat Menghadapi Wabah dan Musibah

Bersama Ramadhan, Kita Bersatu Dan Kuat Menghadapi Wabah dan Musibah

Materi 1 TABLIGH AKBAR SAMBUT RAMADHAN

oleh : Ustadz Dr. KH. Muhammad Yusran Anshar Lc., M.A., Ph.D. Hafizhahullah

Materi 2 TABLIGH AKBAR SAMBUT RAMADHAN

Ustadz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A Hafizhahullah

Ringkasan Materi Oleh Abu Abdillah Jayadi Hasan

  1. Ramadhan tiba maka dibuka pintu-pintu surga,dalam riwayat lain pintu-pintu langit,dan dalam riwayat yang lain pintu-pintu rahmat,Dan pintu-pintu neraka ditutup.
  2. Disyariatkannya saling mengucapkan selamat dengan datangnya bulan Ramadhan.
  3. Bulan yang Allah mudahkan segala kabaikan didalamnya dan Allah jauhkan kita dari segala keburukan maka ini yang seharusnya yang paling menggembirakan bagi orang-orang yang beriman.
  4. Salah satu hikmah musibah adalah takhwiifa,la’allahum yahdzaruun,la’allahum yattaqun,la’allahum yattaquun.
  5. Musibah merupakan terminal yang sangat tepat untuk kita muhasabah diri-diri kita.
  6. Mungkin selama ini tidak ada yang dapat menghentikan maksiat yang kita lakukan, maka Allah kirimkan musibah agar kita berhenti dan kembali kepadaNya.
  7. Diantara hikmah lain adalah adanya kesempatan menjalankan sunnah-sunnah yang hanya bisa dilakukan hanya ketika saat-saat turunnya musibah seperti saat ini.
  8. Allah ingin dari kita menjadi hambaNya dengan cara ibadah tidak seperti biasanya.
  9. Lihatlah Nabi dan para sahabat di masa awal-awal,terhalang melaksanakan sholat berjamaah dengan bebas padahal itu sangat mereka sukai.
  10. Musibah adalah cara Allah mengingatkan kita, bahwa kita beribadah dengan apa yang Allah cintai bukan dengan apa yang kita sukai.
  11. Keadaan saat ini boleh jadi lebih banyak membantu kita untuk menyempurnakan puasa kita, dengan banyak berada di rumah,lebih membantu untuk menjaga pandangan kita,maka jangan bersedih.
  12. Jangan terlalu bersedih, tidak semua ibadah tidak bisa kita lakukan di bulan ramadhan kali ini,masih banyak ibadah yang disyariatkan yang bisa kita maksimalkan.

Berikut beberapa ibadah yang dapat kita maksimalkan :

a. Perbanyak do’a dengan penuh tadharru’ adalah pintu ibadah yang terbuka lebar,bahkan ibadah ini diselipkan dalam rangkaian ayat-ayat puasa menunjukkan betapa pentingnya berdoa saat sedang berpuasa apalagi kondisi saat ini seharusnya membantu kita untuk lebih tadharru’.

b. Bekali ibadah kita dengan ilmu sebab salah satu syarat diterimanya ibadah adalah sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Nabi kita tercinta,dan hal itu tidak akan mampu kita wujudkan tanpa menuntut ilmu.

c. Sholat tarawih secara berjamaah,sebagian ulama berpendapat sholat tarawih di rumah lebih utama berdasarkan hadits yang masyhur tentang sholat sunnah,walaupun disaat-saat normal berjamaah di masjid adalah lebih utama dan ini yang rajih,maka jangan tinggalkan sholat tarawih berjamaah walaupun terpaksa kita lakukan bersama keluarga kita di rumah.

d. Membaca Alquran,karena ibadah ini tidak mesti dilakukan di dalam masjid.

e. Bersedekah adalah ibadah masih terbuka lebar dihadapan kita,bahkan boleh jadi ramadhan kali ini menjadi lebih utama sebab kita sedang dalam keadaan sulit.
Masgabah dalam surah al-balad artinya : musim panceklik ayat ini mengingatkan secara khusus bersedekah pada masa sulit.

Perhatikan orang-orang yang mungkin sangat memerlukan disekitar kita mulai dari kelurga terdekat,Agar kita menjadi ashhabul maymanah.

f. Zakat harta kita,walupun mungkin belum masuk haulnya tapi hukumnya boleh mengeluarkannya sebelum waktunya untuk memanfaatkan berzakat di ramadhan dan bersedekah dalam masa-masa sulit sekaligus.

g. Jaga waktu kita dengan baik jangan habiskan waktu hanya untuk mengikuti informasi dan menukil berita yg tidak berfaidah tinggalkan semua perkara sia-sia.

  1. Aljahla dalam hadits qauluzzur termasuk salah satu maknanya adalah perkara yang sia-sia.
  2. Untuk semua ini kita perlu saling ta’awun.
  3. Saling ingat mengingatkan adalah bentuk ta’awun yang sangat kita perlukan di masa-masa saat ini.
  4. Untuk itu kami ingin mengingatkan secara khusus kepada para insan media,jangan suguhkan berita atau tontonan yang dapat menjadi penyebab manusia jauh dari Allah .
  5. Tinggalkan membuatkan status-status yang tidak bermanfaat,status yang mengundang jidal.
  6. Sebarkan hanya yang bermanfaat.
  7. Khususkan waktu banyak-banyak berkhalwat dengan Allah.
  8. Bisa jadi satu ramadhan yang kita lewati dalam rangkaian ramadhan-ramadhan yang kita lewati dalam hidup kita dapat merubah keadaan kita di akhirat nanti.( hadits Tholhal bin Ubaidillah)

Tanya Jawab :

  1. Zahra :Apa hukumnya sholat tarawih dengan shaft renggang?
    Jawaban : Kami perlu mengetahui berada dimana penanya,apakah dizona hijau atau zona merah,jika memang masih di zona hijau maka hukumnya boleh sebab merapatkan shaft hukumnya sunnah.
  2. Fulan :Saya sholat berjamaah di rumah sedangkan ada masjid di dekat rumah tetap melakukan sholat berjamaah ?
    Jawaban : Tidak mengapa bahkan saat ini itu yang lebih utama.
  3. Anis Saudia : mohon tips kami bagi perantau untuk menjalani ramadhan tahun ini dan tidak boleh pulang?
    Jawaban : Tetap jaga silaturahim,Nabi tidak membatasi cara kita dalam bersilaturahim,maka dengan media saat ini kita masih dapat menjalin silaturahim.
  4. Gen Setiawan : nasehat ust untuk dapat menjahui maksiat,syudah dalam berpuasa tapi tetap bermaksiat?
    Jawaban :Perlu mujahadah jangan merasa lemah dan banyak-banyak berdoa inilah saat yang tepat untuk berubah, semangatlah dan yakinkanlah Allah akan membantu kita bulan ini sudah Allah mudahkan dengan diikatnya syetan-syetan pengganggu.

About admin

Check Also

lightning and tornado hitting village

Saat Kemarau, Hujan, dan Badai

Dari Anas bin Malik, beliau menceritakan: Ada seorang laki-laki memasuki masjid pada hari Jum’at melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *