Home / artikel / Anak Muda Zaman Now

Anak Muda Zaman Now

Masa muda adalah masa paling esensial dan substansial bagi manusia. Masa muda merupakan waktu emas dan sumber kejayaan. Siapa yang bisa menggunakan dan memanfaatkan masa mudanya dengan baik maka ia akan mendapat keberuntungan yang besar.

Namun kenyataan yang terjadi disekitar kita, justru para pemuda dan pemudi menghabiskan masa mudanya untuk hal yang sia-sia, bahkan dalam perbuatan haram. Tak sedikit dari mereka tanpa malu memamerkan foto mesra bersama pasangannya yang belum halal. Bahkan lebih dari itu, merekapun dengan bangga memamerkan foto selfi sambil mengisap rokok dan meminum minuman keras. Selain itu, fenomena anak muda zaman now yang kita saksikan adalah kurangnya sikap berbakti kepada orang tua. Ketika mereka disuruh sama orang tua, dia enggan dengan berbagai macam alasan. Akan tetapi ketika disuruh sama pacar, dirinya bagaikan budak yang tak bisa menolak. Bahkan tutur kata ke orang tua sangat kasar dibandingkan tutur kata ke pacar yang begitu lembut dan anggun.  Nas’alullah as-Salamah wal ‘Afiyah.

Padahal di dalam Islam sangat  memprioritaskan fase muda dengan kepedulian khusus dan perhatian yang besar. Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihati seorang pria:

Gunakanlah lima hal sebelum lima hal yang lain datang, yaitu masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa lapangmu sebelum masa sibukmu dan masa hidupmu sebelum masa matimu” [Hadits Riwayat al-Hakim]

Kawan, gunakanlah masa mudamu untuk melaksanakan amal kebaikan. Gunakan waktu muda untuk bersemangat menuntut ilmu. Jangan pernah berhenti untuk mempelajari ilmu agama agar engkau mendapatkan keberkahan dalam usiamu. Ingat, waktu muda itu singkat dan tak datang dua kali !

Kawan, ingatkah kamu dengan ucapan Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu ketika beliau melihat pemuda yang sedang asyik belajar dan menuntut ilmu? Beliau berkata:

“Selamat datang wahai air mata hikmah dan pelita kegelapan. Yang berpakaian baju sederhana, yang bersih hatinya, yang menerangi rumah dan kebanggaan bagi setiap kabilahnya”.

Masyaa Allah, begitu indah pujian yang didapatkan bagi pemuda yang tumbuh diatas ketaatan kepada Rabb-Nya dan mengoptimalkan usia mudanya untuk menuntut ilmu.

Wahai saudaraku yang kucintai karena Allah..

Imam Asy-Syafi’i Rahimahullah menjadi penghafal Al Qur’an di usia 7 tahun.

Usamah bin Zaid Radhiyallahu ‘anhu menjadi panglima perang melawan Romawi di usia 18 tahun.

Muhammad al Fatih Rahimahullah menjadi pemimpin tertinggi di Konstantinopel di usia 22 tahun.

Umar bin Abdul Aziz Rahimahullah menjadi Gubernur di Madinah di usia 23 tahun.

Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu di usia mudanya telah menjadi mufti (komisi fatwa), dan salah satu ahli tafsir Al Qur’an terbaik di zaman Nabi.

Timbul pertanyaan yang menarik buat kita semua terkhusus para Syabab (pemuda).

Di usia sekarang, apa yang telah kita lakukan?
Karya apa yang telah dihasilkan?
Sudahkah diri ini membahagiakan orang tua?

[Mr.GZ]

About GZ

Check Also

lightning and tornado hitting village

Saat Kemarau, Hujan, dan Badai

Dari Anas bin Malik, beliau menceritakan: Ada seorang laki-laki memasuki masjid pada hari Jum’at melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *